Blok Montara

YPTB sebagai lembaga yang tak henti-hentinya berjuang mempertahankan martabat rakyat NTT khususnya di Timor Barat terus bertanya, sejauh mana keseriusan pemerintah dalam penanganan pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak Blok Montara.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan

01/02/12

14 Negara Akan Berlatih Militer dengan India

Demi memperkuat hubungan kerja sama antara negara-negara di dunia ini, Angkatan Laut (AL) India akan menggelar latihan militer dengan 14 mitranya yang ada di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik di Andaman dan Pulau Nikobar, India.

Latihan yang disebut Milan ini akan berlangsung selama lima hari yang dimulai pada Rabu (1/2/2012). Beberapa program dari latihan militer itu juga ditujukan untuk melatih kebersamaan dalam mengatasi bencana alam seperti halnya tsunami dan lainnya. Meski demikian, fokus utama dari latihan militer itu adalah memerangi terorisme, perompakan, dan juga operasi penyelamatan.

Selain India, negara-negara yang akan bergabung antara lain adalah, Indonesia, Myanmar, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura, Sri Lanka, Bangladesh, Maladewa, Australia, Seychelles, dan Mauritius. Demikian seperti diberitakan Times of India, Selasa (31/1/2012).

Salah satu wilayah perairan yang dinilai sangat penting untuk dilindungi adalah Selat Malaka. Wilayah itu menjadi arus lalu lintas perdagangan, namun rawan akan perompakan. Oleh karena itulah latihan militer gabungan ini digelar.

Latihan Milan pertama digelar pada 1995 silam, dan diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun. Namun, India tidak menggelar latihan itu pada 2011 dan 2005. Latihan tersebut juga akan melibatkan sejumlah kapal perang dari negara-negara yang berpartisipasi.

AS : India Perkuat Diri Hadapi China

James Clapper
Pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) menilai, India tampak khawatir dengan peningkatan kekuatan militer China. India pun tampak memperkuat dirinya guna mewaspadai adanya konflik dengan China.

"Kami menilai, India semakin khawatir dengan penguatan postur militer dan sikap agresif China di Samudera India serta wilayah Asia Pasifik," ujar pejabat intelijen AS James Clapper, seperti dikutip PTI, Rabu (1/2/2012).

"Pasukan India yakin, konflik China dan India bukanlah suatu hal yang akan terjadi dalam waktu dekat ini. Namun pasukan India kerap meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi konfrontasi militer dengan China," imbuhnya.

Clapper menjelaskan, India pun berharap besar dengan adanya dukungan militer AS di wilayah Asia Timur. Meski demikian, China pun menegaskan, negaranya tidak akan membuat ketegangan hubungan di wilayah Asia.

China juga menginginkan hubungan yang baik dengan negara-negara tetangganya dan seluruh negara di dunia ini. Namun China tentunya akan mengambil tindakan bila kedaulatannya mulai terancam.

Menurut Clapper, tahun 2011 adalah tahun di mana China tampil sebagai sebuah negara yang agresif dalam mencetuskan kebijakan luar negerinya, dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, militer China pun didukung untuk terus berkembang. Mereka menerima bantuan dana dan juga dukungan politik dari Pemerintah China agar melakukan modernisasi. China juga ingin militernya tampil dengan kekuatan yang besar di dunia.

23/01/12

India Sewa Kapal Selam Nuklir Rusia

Rusia menyewakan kapal selam bertenaga nuklir miliknya K-152 Nerpa kepada Angkatan Laut (AL) India dengan kontrak senilai lebih dari USD900 Juta atau sekira Rp8 Triliun. Proyek 971 Shchuka-B ini telah disewakan kepada AL India dalam kurun waktu selama sepuluh tahun mendatang. Demikian seperti diberitakan Deccan Herald, Senin, (23/1/2012).

Selama disewa oleh AL India, kapal selam ini akan berganti nama menjadi INS Chakra.

Upacara penyerahan kapal selam itu berlangsung di wilayah Primorye Timur. Awak kapal selam Rusia melatih pasukan AL India untuk mengarahkan INS Chakra menuju Samudera Pasifik.

Acara penyerahan kapal selam ini dihadiri oleh Duta Besar India untuk Rusia Ajai Malhotra, Kepala Perusahaan Serikat Kapal Trotsenko Romawi, Komandan Distrik Militer Bagian Timur Laksamana Konstantin Sidenko dan beberapa staf militer lainnya.

Kapal selam ini memiliki kecepatan maksimum 30 knot, kedalaman operasi 600 meter, serta sanggup bertahan selama 100 hari dengan 73 awak kapal. Selain itu, kapal milik Rusia ini juga dipersenjatai dengan empat tabung torpedo 533 mm dan empat tabung torpedo 650 mm.

Dengan disepakatinya kerja sama Rusia dengan India terkait kapal selam berkekuatan nuklir ini, maka India menjadi negara keenam pengguna kapal selam bertenaga nuklir. Selain India, terdapat AS, Rusia, Perancis, Inggris dan China.

Pada tahun 2008, sekira 20 nelayan dilaporkan tewas setelah uji coba kapal selam Nerpa. Selama uji coba berlangsung, kapal selam ini diduga melepaskan gas beracun.