Blok Montara

YPTB sebagai lembaga yang tak henti-hentinya berjuang mempertahankan martabat rakyat NTT khususnya di Timor Barat terus bertanya, sejauh mana keseriusan pemerintah dalam penanganan pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak Blok Montara.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan

01/02/12

AS : India Perkuat Diri Hadapi China

James Clapper
Pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) menilai, India tampak khawatir dengan peningkatan kekuatan militer China. India pun tampak memperkuat dirinya guna mewaspadai adanya konflik dengan China.

"Kami menilai, India semakin khawatir dengan penguatan postur militer dan sikap agresif China di Samudera India serta wilayah Asia Pasifik," ujar pejabat intelijen AS James Clapper, seperti dikutip PTI, Rabu (1/2/2012).

"Pasukan India yakin, konflik China dan India bukanlah suatu hal yang akan terjadi dalam waktu dekat ini. Namun pasukan India kerap meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi konfrontasi militer dengan China," imbuhnya.

Clapper menjelaskan, India pun berharap besar dengan adanya dukungan militer AS di wilayah Asia Timur. Meski demikian, China pun menegaskan, negaranya tidak akan membuat ketegangan hubungan di wilayah Asia.

China juga menginginkan hubungan yang baik dengan negara-negara tetangganya dan seluruh negara di dunia ini. Namun China tentunya akan mengambil tindakan bila kedaulatannya mulai terancam.

Menurut Clapper, tahun 2011 adalah tahun di mana China tampil sebagai sebuah negara yang agresif dalam mencetuskan kebijakan luar negerinya, dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, militer China pun didukung untuk terus berkembang. Mereka menerima bantuan dana dan juga dukungan politik dari Pemerintah China agar melakukan modernisasi. China juga ingin militernya tampil dengan kekuatan yang besar di dunia.

23/12/11

Penyelundupan Rudal AS ke China Digagalkan

Rudal Patriot
Otoritas Finlandia menemukan kapal bermuatan 160 ton bahan peledak dan 69 rudal patriot buatan Amerika Serikat. Kapal itu bernama Thor Liberty dan berbendera Inggris.

"Dalam investigasi yang kami lakukan, kami mendapat laporan telah ditemukan 69 rudal dan 160 bahan peledak," kata detektif Timo Vertanen sebagaimana dilansir BBC.

Kapal Thor Liberty berangkat dari Pelabuhan Emden, Jerman pada 13 Desember 2011. Tujuannya, Shanghai, China. Dua hari kemudian, kapal itu bersandar di Pelabuhan Kotka, Finlandia, yang berjarak 120 kilometer dari Helsinki.

Polisi Finlandia telah melakukan investigasi. Sebanyak 32 awak kapal telah diinterogasi. Namun, hingga saat ini belum diketahui siapa pengirim bahan peledak dan rudal-rudal buatan AS itu. Begitu juga siapa penerimanya.

Ke-69 Rudal Patriot itu merupakan buatan the Raytheon Company yang terletak di Waltham, AS. Bahan peledak dan rudal-rudal itu ditemukan saat dilakukan pengecekan rutin oleh petugas. Otoritas Finlandia menyatakan ekspor segala bentuk senjata yang melintasi wilayahnya tanpa izin adalah ilegal. Mereka menyatakan pengiriman bahan peledak dan rudal ini berpotensi melanggar hukum ekspor dan perdagangan Finlandia. 
 
Sumber : vivanews.com

14/11/11

Filipina Tolak Klaim Wilayah dari China

China baru saja mengeluarkan klaim batas wilayah yang ditolak mentah-mentah oleh Filipina.

China dikabarkan mengklaim batas wilayah yang jaraknya mencapai hampir 80 kilometer dengan sebuah provinsi di Filipina. Hal ini tentunya menimbulkan ketegangan baru antara kedua negara. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (14/11/2011).

Wakil Menteri Energi Filipina Jose Layug Jr mengatakan, China sempat melayangkan protes atas upaya Filipina mengundang investor asing untuk mencari minyak di wilayah yang diklaim dimiliki oleh Beijing. Wilayah tersebut, berada di dekat batas wilayah yang juga diklaim oleh China.

Layug sendiri menolak keras protes yang dilayangkan China. Hal ini sepertinya memicu Filipina untuk mencari pemecahan masalah lewat bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Filipina sepertinya akan mengadu kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mengenai masalah ini. Clinton direncanakan akan mengujungi Filipina Rabu mendatang.

Konflik Laut China Selatan memang dinilai amat kompleks karena melibatkan beberapa negara pengklaim. Wilayah kaya sumber daya energi ini diperebutkan oleh, China, Filipina, Vietnam, Kamboja, Taiwan dan Brunei Darrussalam.